# Selamat Datang di Website Resmi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua . . .

Presiden RI Apresiasi Program Beasiswa Bidikmisi


Diposting oleh Admin, Sabtu, 16 Agustus 2014 |

Jakarta, Kemdikbud --- Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi program Bidikmisi pada  Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT Ke-69 Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2014, di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jumat (15/8/2014). Presiden meyakini bahwa penambahan anggaran pendidikan sebesar 20 persen tidak akan ada artinya, tanpa menjamin adanya akses dan kualitas pendidikan.

Presiden mengatakan, masalah terbesar dalam dunia pendidikan adalah banyaknya anak-anak dari keluarga miskin yang cerdas, namun tidak mampu masuk perguruan tinggi. “Untuk membantu anak-anak kita tersebut, pemerintah telah meluncurkan program inovatif Bidikmisi yang memberikan kuliah secara gratis,” ungkap Presiden.
 
Presiden menuturkan, selain memberikan beasiswa, program Bidikmisi juga memberikan tambahan uang saku kepada mahasiswa sekitar Rp600.000 per bulan. Sampai saat ini sudah lebih dari 220.000 siswa yang masuk dalam program Bidikmisi. Tidak jarang di antara penerima Bidikmisi  meraih prestasi akademis lulus dengan predikat cumlaude, hingga mendapatkan IPK sempurna 4,00. Mereka juga ada yang meraih prestasi non akademik yang mengagumkan.
 
“ Saya sempat terharu mendengar cerita anak pengemudi becak bernama Raeni yang mengikuti program Bidikmisi berhasil lulus dari Universitas Negeri Semarang dengan IPK 3,96,” cerita Presiden.
 
Melihat kegemilangan prestasi para penerima Bidikmisi tersebut, pemerintah mempersiapkan dana melalui dana abadi pendidikan, beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang S2 dan S3 di dalam maupun di luar negeri. Dengan begitu Presiden yakin dalam kurun waktu 5 – 10 tahun mendatang akan lahir ribuan Master dan Doktor generasi baru dari keluarga miskin.
 
“Merekalah yang akan menjadi pemutus mata rantai kemiskinan, mengangkat harkat dan martabat keluarganya, serta pengibar merah putih setinggi-tingginya,” pungkas Presiden.


Komentar