# Selamat Datang di Website Resmi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua . . .

PENDAMPINGAN SEKOLAH MODEL


Diposting oleh Admin, Kamis, 20 September 2018 |

PENDAMPINGAN SEKOLAH MODEL

KABUPATEN  BOUVEN DIGOEL

 

Sistem Pendidikan Nasional yang didefinisikan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yaitu untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia. Setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan sebagaimana diamanatkan di dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 tahun 2005. Penjaminan mutu pendidikan ini bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Agar penjaminan mutu dapat berjalan dengan baik di segala lapisan pengelolaan pendidikan telah dikembangkan sistem penjaminan mutu pendidikan yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

SPMI adalah sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh seluruh komponen dalam satuan pendidikan. SPMI\ mencakup seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai SNP.

Sekolah model adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri pada sekolah tersebut. 

Salah satu upaya untuk membina sekolah model dalam mengimplementasikan SPMI  dan membantu mengatasi berbagai kendala yang muncul pada saat pelaksanaan SPMI di sekolah model, perlu dilakukan kegiatan Pendampingan Sekolah Model SPMI Tahap 1, yang difasilitasi olehWidyaiswara LPMP dan Fasilitator Daerah (Fasda) yang telah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek)dan Evaluasi Sekolah Model SPMI yang diselenggarakan oleh LPMP Provinsi Papua.

 Tujuaan Kegiatan Pendampingan Sekolah Model adalah:

  1. Menindaklanjuti hasil Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang disusun pada Evaluasi Sekolah Model SPMI.
  2. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan sekolah model dalam melaksanakan siklus SPMI tahun ketiga.
  3.  Sekolah Model dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri untuk mencapai SNP dan menerapkan budaya mutu.

 Peserta Kegiatan Pendampingan Sekolah Model di Kabupaten Boven Digoel adalah para tenaga Pendidik yang telah mengabdi di kabupaten Boven Digoel dan wilayah sekitarnya seperti di SD Negeri Mawan, SMP Negeri 1 Tanah Merah, SMA Negeri 1 Tanah Merah dan SMK Negeri 1 Boven Digoel.

Pembukaan pendampingan Sekolah Model Kabupaten Boven Digoel di hadiri kepala dinas Pendidikan Rufus, M.Si. Dalam sambutannya menyampaikan dukungan untuk pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan pada Sekolah Model dengan harapan dari 4 sekolah ini menjadi contoh sekolah yang telah menerapkan SPMI dan bisa jadi contoh bagi sekolah yang  lainnya di wilayah kabupaten Boven Digoel. Diakhir sambutannya berharap agar kegiatan pendampingan sekolah ini dapat dialokasikan pada anggaran tahun akan datang oleh Pemda dan melibatkan LPMP Papua sebagai Narasumber. Sehingga sekolah – sekolah yang ada di wilayah Boven Digoel mampu mendesain dan menerapkan sistem Pengawasa Mutu Internal dan Eksternal Sekolah dan dapat meningkatkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) secara berkelanjutan.

 (Kuswanto, S.Pd Staf Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi)


Komentar